Category: Berita

Workshop Penyusunan Soal USBN

Senin sampai Rabu (9-11) bertempat di Java Paragon, Surabaya Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengadakan Workshop Penyusunan Soal USBN PAH tingkat SMP, SMA/SMK, dan Uttama Widya Pasraman untuk Wilayah Provinsi Jawa Timur. Pada perhelatan ini Ketua MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur, Miswanto didapuk sebagai Narasumber sekaligus Koordinator Tim Penyusun Soal.
Dalam kesempatan ini, Miswanto menerima secara resmi kisi-kisi soal USBN dari Perwakilan Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kudari. Setelah itu peserta diberikan pembekalan terkait Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) oleh Miswanto.
Selanjutnya peserta bekerja untuk menyusun Soal USBN PAH dan Pendidikan keagamaan Hindu yang akan digunakan untuk USBN pada 2020 nanti.

Penyerahan Kisi-Kisi Soal USBN dari Pembimas kepada Ketua MGMP PAH SMP Jatim
Ketua MGMP PAH SMP Jatim menyajikan Materi Teknik Menyusun Soal HOTS
Materi Teknik Menyusun Soal HOTS bisa download DISNI
Suasana Diskusi saat Materi Teknik Menyusun Soal HOTS
Peserta Menyusun Soal USBN PAH 2020
Foto Bersama Tim Penyusun Soal USBN PAH SMP bersama Pembimas

Kelas Maya

Om swastyastu,
Bapak/ibu guru dan adik-adik pelajar, pernah dengar kelas maya? Saat ini Kemdikbud menyedian ruang belajar secara online melalui websitenya di; belajar.kemdikbud.go.id. Kerena khan. Melalui kelas maya ini bapak/ibu guru dan adik-adik pelajar bisa melaksanakan pembelajaran secara online.
Saat ini MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur bersama guru-guru Agama Hindu di Jatim sudah membuat kelas maya di Rumah Belajar Kemdikbud. Adik-adik pelajar Hindu bisa belajar agama secara online. Bagaimana caranya? Silahkan ikuti tutorial berikut ini!

Selamat menikmati semoga bermanfaat. Om santih, santih, santih Om.

Selamat Nyepi 1941

ॐ स्वस्त्यस्तु ।
Atas nama Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu tingkat Sekolah Menengah Pertama (MGMP PAH SMP) Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan:
“SELAMAT HARI SUCI NYEPI TAHUN BARU SAKA 1941, 7 MARET 2019 SEMOGA DI TAHUN BARU 1941 INI KITA SEMUA MENDAPATKAN WARA NUGRAHA DAN KESUKSESAN DALAM KARIR KITA”

NUNGGAL WENING TRUSING ATI
(Menyatunya Keheningan Hingga Merasuk Jiwa, Nunggal=1; Wening=4; Trusing=9; Ati=1; 1941 Saka)
ॐ शान्तिः । शान्तिः । शान्तिः ॥

Serba-serbi Ujian Praktik Agama Hindu di Jawa Timur

Sebelum melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tulis, sebagaimana telah ditetapkan dalam POS USBN Tahun 2019, maka sekolah wajib melaksanakan Ujian Praktik. Pelaksanaan Ujian Praktik ini tentu mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di masing-masing sekolah.

Beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jawa Timur saat ini sudah melaksanakan beberapa Ujian Praktik. Sebagai contoh di SMP Tri Murti 2 Wagir, Kabupaten Malang melaksanakan Ujian Praktik Agama dan Upakara.

Ujian Praktik Agama dan Upakara di SMPN Tri Murti 2 Wagir

Ujian Praktik Agama dan Upakara di SMP Tri Murti 02 Wagir ini dipandu langsung oleh Istianah, S.Ag., selaku Guru Mata Pelajaran Upakara di sana. Menurutnya Ujian Praktik ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar daya serap anak dalam menguasi keterampilan keagamaan Hindu. Selain Praktik Membuat Upakara, anak-anak juga melaksanakan Ujian Praktik Sembahyang.

Senada dengan SMP Tri Murti 02 Wagir, SMPN 1 Sumber, Kabupaten Probolinggo juga melaksanakan Ujian Praktik untuk peserta didik kelas IX. Pada tahun ini, anak-anak dari Negeri Di Atas Awan ini diberikan Ujian Praktik Upakara, Sembahyang, dan Membaca Weda. Menurut Sujarwo, S.Pd.H., dengan praktik ini, siswa diharapkan lebih terampil dalam melaksanakan ajaran-ajaran agama Hindu. “Jadi mereka tidak hanya pandai berteori, tetapi juga praktek, tuturnya.

Anak-anak Berselfi Ria Usai Ujian Praktik Agama Hindu

Pembimas Hindu Tutup Workshop

Dalam Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Agama Hindu Berbasis IT yang diselenggarakan oleh MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur di Pasraman Dharma Bhakti Kota Prooblinggo, Budiono, S.Ag., Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur juga berkenan hadir untuk memberikan materi “Peran Bimas Hindu dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Hindu”.

Dalam kesempatan itu, Pembimas memberikan motivasi kepada peserta untuk meningkatkan kulaitasnya. Para peserta cukup antusias mendengarkan materi yang dipaparkan oleh Mantan Pembimas Hindu Jambi ini.

Usai materi dari Pembimas, para peserta pun mempersiapkan diri untuk Upacara Penutupan. I Wayan Riasa Yana, Ketua PHDI Kota Probolinggo turut hadir dalam acara penutupan tersebut.

Acara penutupan diawali dengan laporan ketua panitia, sambutan Ketua PHDI Kota Probolinggo, dan Sambutan Pembimas Hindu sekaligus menutup acara secara resmi serta melepaskan tanda peserta.

Kejutan Ultah Saat Workshop

Malam itu (15/9/2018) peserta Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis IT masih asik mengerjakan tugasnya. Kemudian sesuai dengan rencana, target yang ditetapkan diminta untuk maju ke depan dan presentasi tugasnya. Yah itulah dia, salah satu peserta dari Blitar, Dwi Wasiatona, S.Ag. yang lahir pada 15 September, 44 tahun silam.

Peserta yang satu ini tidak tahu jika dia sedang menjadi target dan sasaran ide jahil para panitia Workshop. Sesuai skenario, peserta yang satu ini pun maju dan melakukan presentasi.

Usai presentasi dia mendapatkan banyak pertanyaan dari peserta. Termasuk mentornya waktu Bimtek K13, Drs. Supriyadi, M.Pd.H. Lalu terjadilah silang pendapat antara “si korban” dengan para peserta. Pada saat itu panitia meminta supaya “korban” memperbaiki tugasnya.

Tanpa pikir panjang, maka Dwi Wasiatona pun melaksanakan kehendak panitia dan teman-temannya. Pada saat dia akan mengetik tiba-tiba, pet, lampu pun padam. Salah satu panitia, Aris Teguh Wiyono, M.Pd.H., keluar dengan membawa kue tart dengan lilin menyala yang berangka 44.

Selanjutnya terdengar gemuruh suara peserta yang menyanyikan “Selamat Ulang Tahun, Panjang Umurnya, Happy Birthday, dan Potong Kuenya (pokoknya komplit deh satu album, emang konser???)”. Acara pun dilanjutkan dengan berdoa “Om Dirghayurastu Tat Astu Swaha”. Siapa ya korban berikutnya, tunggu kejutan dari MGMP PAH SMP Jatim (admin)

Ketua MGMP PAH SMP Buka Workshop Pembuatan Media Pembelajaran

Sabtu (15/9/2018) lalu, Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu tingkat SMP (MGMP PAH SMP) Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Agama Hindu Berbasis  IT bertempat di Pasraman Dharma Bhakti Kota Probolinggo. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta yang merupakan Guru Agama Hindu SMP dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Pasraman Dharma Bhakti Kota Probolinggo dipilih karena tempat ini sangat strategis dan sudah layak untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan. Dengan ruang kamar sebanyak 12-15 ruangan, Pasraman ini sangat cocok untuk mengadakan kegiatan yang pesertanya tidak lebih dari 20 orang. Untuk ruang kamar yang bisa dijadikan sebagai akomodasi oleh peserta merupakan milik Asram Hare Krisna yang kebetulan bersebelahan dengan Pasraman Dharma Bhakti.

Sementara itu Pasraman Dharma Bhakti ini sekaligus merupakan kantor terpadu dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan Pura Dharma Bhakti, Kantor Yayasan, dan Kantor PHDI Kota Probolinggo. Karena bertempat di tengah kota dan jalan besar (Gubernur Suryo), maka pasraman ini cukup layak untuk tempat pelaksanaan pelatihan dalam skala kecil.

Peserta workshop sudah memadati lokasi acara pada Sabtu Pagi (15/9/2018). Sekitar jam 06.00 waktu setempat hampir semua peserta sudah check in di kamar masing-masing. Setelah itu peserta mendapatkan makan pagi dari panitia. Jam 07.00, acara pembukaan sudah dimulai dan dibuka secara resmi oleh Ketua MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur, Miswanto, S.Ag. M.Pd.H.

Dalam sambutannya Miswanto, mengatakan bahwa kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk melatih guru-guru agama agar terampil dalam membuat media pembelajaran berbasis IT secara menarik. Dia juga menjelaskan kepada peserta bahwa dalam kegiatan tersebut, peserta akan dipandu oleh para instruktur baik dari IP, IK, LPMP dan MGMP itu sendiri.

Usai memberikan sambutan, Ketua MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur yang juga Wakil Sekjen Pandu Nusa itu membuka acara secara resmi dan menyematkan tanda peserta kepada perwakilan peserta dari Banyuwangi (Viky Retnowati, S.Pd.H) dan Blitar (Dharmawan Bayu Kusuma, S.Pd.H). Selain itu Wakil Sekretaris PHDI Provinsi Jawa Timur ini juga memberikan seminar kit (ATK, paper bag, bulpoin, bundel materi, dan block note) kepada perwakilan peserta (admin).

Ketua MGMP Berikan Motivasi di Kediri

Senin (11/6/2018) lalu Ketua MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur, Miswanto menghadiri acara Dharma Pasraman yang diselenggarakan oleh MGMP PAH SMP Kabupaten Kediri di Pura Penataran Kili Suci. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Dr. H.M. Amir Sholehudin. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kudari, S.Ag.

Dalam acara dharma pasraman tersebut, Ketua MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur juga diberikan kesempatan untuk memberikan motivasi kepada sekitar 230 peserta yang terdiri dari siswa SMP/SMA/SMK se-Kabupaten/Kota Kediri. Miswanto memberikan motivasi untuk generasi muda Hindu di Bhumi Kediri dengan menyajikan “TAHU TAKUA” untuk para peserta. Jika selama ini Tahu Takua dikenal sebagai makanan khas Kediri, maka TAHU TAKUA yang disajikan pada acara tersebut adalah singkatan dari cinTA HindU Tak Ada Kompromi Untuk Apapun.

Di awal acara,  Sang Duta Dharma yang sudah keliling nusantara ini mengajak menyanyi Ja Padha Nelangsa dari Koesplus yang syairnya telah diubah sebagai berikut:

Ja Padha Sembrana

Ja padha sembrana,

Elinga jaman wis tuwa,

Akeh godha mala,

Bebaya neng alam donya.

Jaman Kaliyuga,

Akeh wong sing padha lena,

Mikir bandha donya,

Nganti lali mring agama.

Ayo kabeh kanca,

Angudi agama,

Ngangsu kawruh Weda,

Kang utama.

Sradhane kuwatna,

Ja ninggalke dharma,

Njaga tepa slira,

Urip mulya

Kemudian di tengah-tengah acara, Penulis Buku ini juga berinteraksi dengan peserta melalui kuis yang berhadiah buku “Rekonstruksi Makna Hoax Kalimasada”, karya terbaru dari Sang Pujangga ini. Lalu di akhir sesi Wakil Sekjen PP Pandu Nusa ini juga mengajak peserta menyanyi lagu “Tinggal Kenangan” dari Geby yang syairnya sudah diubah sebagai berikut:

Tak kan Lupakan Dharma

Masih ada rasa Cinta

padamu Dewa

Hingga nanti akhirnya

Tak kan kulupakan

Dharma pada agama

Hingga Sang Atma

Meninggalkan raganya

di dunia

Jauh disana

dikau dekat bersthana

Di relung jiwa

tak kan kemana-mana

Jangan sampai

ku mencari penggantimu

Karna tak akan ada lagi

yang seperti dirimu

Motivasi yang diberikan oleh Bapak dua anak ini mampu menghipnotis peserta hingga larut malam pun mereka tidak terasa mengantuk. Sebelum mengakhiri Motivasinya, Ketua MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur ini menyerahkan sekitar 20 buku kepada Ketua MGMP PAH SMP Kabupaten Kediri yang juga Ketua Panitia untuk dibagikan kepada peserta yang aktif dan berprestasi.

Rapat Persiapan Penggunaan Anggaran Tahun 2018

Sabtu (2/6/2018) lalu Pengurus MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur mengadakan Rapat di Pasraman Kertha Bhuwana, Pare, Kediri. Rapat ini dihadiri oleh para Pengurus Inti MGMP PAH SMP Provinsi. Rapat yang berlangsung selama 1 hari tersebut mengagendakan untuk perencanaan pelaksanaan Program Kerja MGMP PAH SMP Provinsi Jawa Timur. Salah satunya adalah rencana Workshop Penyusunan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Kurikulum 2013 serta pemantaban program tahun pelajaran 2018/2019.

Meski berlangsung sederhana rapat tersebut berjalan dengan lancar dan efektif. Dari rapat tersebut dihasilkan beberapa kesepakatan terkait pelaksanaan Workshop Media Pembelajaran yang dilaksanakan pada tahun 2018, Rencana Penggunaan Anggaran Bantuan dari Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan Rencana kerja MGMP pada tahun 2019.